Pengertian Etika
Dalam kamus besar bahasa indonesia, pengertian etika adalah ilmu yang mempelajari tentang sesuatu hal yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral, nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Tetapi dapat juga diartikan, etika merupakan kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak atau kode etik.
Pengertian Dunia Maya
Dunia maya merupakan ruang fiktif atau
dunia khayalan digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas seperti yang
di lakukan di dunia nyata. Aktifitas didunia maya lebih dikenal dengan
sebutan Browsing. Browsing adalah seni pencarian
informasi melalui system operasi yang berbasis hypertext, misalnya
membaca berita, bermain game, menulis blog, mengirim e-mail, dan lain
sebagainya. Seperti dunia nyata yang memiliki banyak aturan, diperlukan
“etika kehidupan” juga di dunia maya agar pembaca atau orang yang kita
ajak berkomunikasi tidak merasa tersinggung dengan ucapan kita atau
men-“judge” kita sebagai orang yang tidak memiliki sopan santun. Selain
itu, etika diperlukan untuk mendapatkan manfaat internet itu sendiri,
yaitu memperoleh edukasi yang bermanfaat bagi orang yang mengaksesnya.
Hubungan Etika dengan Dunia Maya
Etika di Internet dikenal dengan istilah
Netiquette (Network Etiquette), yaitu semacam tatakrama dalam
menggunakan Internet. Etika, lebih erat kaitannya dengan kepribadian
masing-masing. Jadi tak semua pengguna Internet mentaati aturan
tersebut. Namun ada baiknya jika kita mengetahui dan menerapkannya.
Berikut adalah pengertian dari Etika Menulis Di Internet adalah sebagai
berikut:
Etika Menulis di Internet
Etika menulis di internet merupakan
pendapat atau opini pribadi seseorang mengenai aturan atau sopan santun
menulis di dalam dunia maya. Aturan–aturan tersebut harus dapat dipahami
oleh setiap individu. Tetapi, masih banyak kita temukan mereka yang
menulis tanpa menggunakan aturan atau sopan santun yang semestinya.
Mereka mengabaikannya dan tidak mau ambil pusing dalam mempublikasikan
sesuatu, seperti gambar, video, atau mengirimkan pesan melalui email,
tanpa memerhatikan kode etik yang semestinya berlaku.
Padahal, semua orang dapat membaca
artikel tersebut. Tentu saja, jika ada artikel yang berisi pesan yang
bersifat negatif, dan berdampak merugikan bagi banyak orang, maka secara
tidak langsung, pesan tersebut akan mengarahkan para pembaca pada
sesuatu yang tidak baik juga. Seperti yang kita ketahui, pola pikir
setiap manusia memang berbeda–beda, mengenai batasan-batasan baik
ataupun yang buruk terhadap suatu artikel. Tidak ada salahnya, jika ada
pembatasan secara umum mengenai etika berbahasa yang dapat digunakan
dalam penulisan artikel, dengan tujuan agar dapat dipahami oleh banyak
orang.
Dalam menulis di internet ada beberapa
hal yang penting dalam penulisan, selain tujuan dari penulisan ada aspek
lain yang perlu diperhatikan karena jika kita salah menulis kita dapat
dijerat hukum. Undang undang yang mengatur tentang penulisan di internet
diatur dalam UU ITE, UU Pers dan KUHP yang apabila terbukti melanggar
hukum kita dapat dijerat. Di Indonesia aturan atau kaidah hukum mengenai
etika menulis di internet pun sudah di undang-undangkan yang ditetapkan
tahun 2008. Aturan itu adalah Undang-undang Informasi dan Transaksi
Elektronik atau (UU ITE). Pada UU ITE perbuatan yang dilarang menyangkut
isi tulisan tertuang pada BAB VII pasal 27 ayat 1 sampai 4 dan pasal 28
ayat 1 dan 2.
Pasal 27
Ayat (1) : Setiap Orang dengan sengaja
dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat
dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang
memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
Ayat (2) : Setiap Orang dengan sengaja
dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat
dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang
memiliki muatan perjudian.
Ayat (3) : Setiap Orang dengan sengaja
dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat
dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang
memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
Ayat (4) : Setiap Orang dengan sengaja
dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat
dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang
memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.
Pasal 28
Ayat (1) : Setiap Orang dengan sengaja
dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang
mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
Ayat (2) : Setiap Orang dengan sengaja
dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan
rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat
tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).
Sedangkan, mengenai ketentuan pidananya tertuang pada BAB XI Pasal 45
ayat 1 dan 2
Pasal 45
Ayat (1) : Setiap Orang yang memenuhi
unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3),
atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun
dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
Ayat (2) : Setiap Orang yang memenuhi
unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2)
dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda
paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
Pada penulisan ini, penulis akan
memberikan penjelasan mengenai etika menulis di internet agar kita
terhindar dari Undang – undang yang menjerat. Berikut adalah
penjelasannya :
- Tidak ada Unsur Sara.
Dalam melakukan penulisan di internet
/posting sebaiknya tidak mengandung unsur SARA yang dapat mengakibatkan
suatu suku, golongan, ras, agama ataupun bangsa lain tersinggung. Selain
itu kita juga dapat dijerat dengan hukum cyber yang berlaku.
- Menggunakan kata–kata sopan/bijak.
Pergunakanlah kata–kata sopan/bijak dalam
memposting suatu tulisan di internet, karena bisa membuat seseorang
tersinggung dan mengakibatkan kita terjerat dalam hukum.
- Tidak melanggar Hukum Hak Cipta atau Bukan hasil dari Plagiat.
Sebaiknya jika kita hendak membuat
tulisan/posting usahakan jangan menjiplak karya seseorang 100%, karena
kita bisa disebut Plagiat sehingga dapat mengakibatkan kita terjerat
dalam masalah hukum.
- Menggunakan kalimat yang mudah dipahami.
Kalimat yang baik mempengaruhi kualitas
dari sebuah tulisan (postingan), semakin baik kalimat yang kita gunakan
semakin baik pula sebuah tulisan karena mudah dapat dipahami. Karena
dalam kita menulis kita membuat tulisan bukan hanya untuk kita sendiri
tapi untuk orang banyak.
- Tulisan tersebut dapat dibuktikan keasliannya/kejujurannya (berupa fakta).
Keaslian/kejujuran dalam suatu tulisan
haruslah terbukti kebenarannya, jika tidak kita dapat membuat tulisan
palsu atau hanya mengada–ada.
- Bermanfaat bagi yang membaca.
Tulisan yang kita muat di internet
sebaiknya bermanfaat bagi yang membaca, dengan begitu setiap tulisan
yang kita tulis akan memberikan wawasan serta edukasi tambahan bagi
pembaca.
Sebaiknya yang harus kita lakukan ketika
menulis di internet adalah meningkatkan kewaspadaan kita dan berpedoman
pada etika. Artinya, kita harus memikirkan terlebih dahulu terhadap apa
yang akan kita tulis, apakah akan membawa dampak positif ataupun
negatif. Dan, apa yang kita tulis harus memiliki tujuan yang jelas, agar
tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Pada penulisan ini,
penulis akan memberikan penjelasan mengenai etika menulis di internet
agar kita terhindar dari Undang – undang yang menjerat. Berikut adalah
penjelasannya :
- Tidak ada Unsur Sara.
Dalam melakukan penulisan di internet
/posting sebaiknya tidak mengandung unsur SARA yang dapat mengakibatkan
suatu suku, golongan, ras, agama ataupun bangsa lain tersinggung. Selain
itu kita juga dapat dijerat dengan hukum cyber yang berlaku.
- Menggunakan kata–kata sopan/bijak.
Pergunakanlah kata–kata sopan/bijak dalam
memposting suatu tulisan di internet, karena bisa membuat seseorang
tersinggung dan mengakibatkan kita terjerat dalam hukum.
- Tidak melanggar Hukum Hak Cipta atau Bukan hasil dari Plagiat.
Sebaiknya jika kita hendak membuat
tulisan/posting usahakan jangan menjiplak karya seseorang 100%, karena
kita bisa disebut Plagiat sehingga dapat mengakibatkan kita terjerat
dalam masalah hukum.
- Menggunakan kalimat yang mudah dipahami.
Kalimat yang baik mempengaruhi kualitas
dari sebuah tulisan (postingan), semakin baik kalimat yang kita gunakan
semakin baik pula sebuah tulisan karena mudah dapat dipahami. Karena
dalam kita menulis kita membuat tulisan bukan hanya untuk kita sendiri
tapi untuk orang banyak.
- Tulisan tersebut dapat dibuktikan keasliannya/kejujurannya (berupa fakta).
Keaslian/kejujuran dalam suatu tulisan
haruslah terbukti kebenarannya, jika tidak kita dapat membuat tulisan
palsu atau hanya mengada–ada.
- Bermanfaat bagi yang membaca.
Tulisan yang kita muat di internet
sebaiknya bermanfaat bagi yang membaca, dengan begitu setiap tulisan
yang kita tulis akan memberikan wawasan serta edukasi tambahan bagi
pembaca.
- Menggunakan Tulisan yang Sopan
Hendaknya dalam berkomunikasi,bertegur
sapa menggunakan tulisan yang sopan tidak menggunakan kata kasar atau
menyinggung perasaan orang lain.
- Kesan Pertama
Di dunia nyata, orang seringkali menilai
seseorang dari penampilan, sebelum mengetahui yang sebenarnya. Oleh
karena itu, banyak yang mengutamakan penampilan untuk mendapatkan kesan
terbaik. Tangan akan menghasilkan tulisan yang memberikan kesan pada
orang lain. Tulisan yang ringkas, jelas, tetapi menggunakan tata bahasa
yang benar akan lebih dihargai daripada tulisan yang asal ketik. Di
Internet. Pengetahuan dasar tata bahasa akan menjadi modal ketika
ber-internet.
- Hindari Penggunaan Huruf Kapital
Menggunakan huruf kapital (uppercase)
tidak dilarang. Tetapi jika berlebihan, misalnya sampai satu alinea,
apalagi diimbuhi dengan tanda seru, orang akan malas membacanya. Huruf
kapital juga sering kali dianalogikan pada suasana orang yang sedang
emosi, marah, atau berteriak-teriak. Jadi, gunakan huruf kapital hanya
untuk penegasan pada kata tersebut.
- Memberi Judul dengan Jelas
Ketika mengirim sebuah email, sebaiknya
memberikan judul pada email tersebut. Seperti halnya tulisan pada koran
atau majalah, judul harus menggambarkan isi tulisan. Judul inilah yang
pertama kali dilihat oleh penerima email.
- Membalas Email dengan Cepat
Idealnya membalas email paling lambat 24
jam setelah email itu diterima. Jika belum sempat membalas, beritahu
pengirim bahwa kita akan membalasnya di kemudian hari.
- Membaca Dulu, Baru Bertanya
Ada kalanya kita ikut bergambung pada
sebuah forum diskusi di internet yang membahas salah satu bidang ilmu.
Setiap pertanyaan dan jawaban pada forum selalu diarsipkan untuk dibaca
kembali oleh anggota forum. Usahakan agar kita membaca dulu apa yang
sudah dibahas pada forum tersebut sebelum bertanya.
1. Mengirimkan dan mendistribusikan dokumen elektronis yang bersifat pornografi,judi,menghina dan mencemarkan nama baik,mengancam,membohongi dan menyesatkan,menyinggung SARA dan menakut-nakuti. Jadi mengirimkan email ke seseorang yang bernada ancaman bisa dijerat dengan pasal perbuatan terlarang yang menyangkut ancaman.
2. Jangan terlalu sering menulis kata-kata dengan huruf kapital/huruf besar,karena orang bisa mengira kita sedang teriak-teriak atau marah-marah.
3. Jangan melakukan FLOOD atau menulis kalimat secara terus-menerus dan berulang-ulang.
4. Dengan sengaja tanpa hak mengakses komputer orang lain dengan tujuan mendapatkan informasi atau dokumenelektronik,dengan sengaja melakukan pembobolan,penerobosan dan melampaui sistem keamanan elektronis. Jadi mengakses komputer orang lain tanpa izin pun bisa di tuntut ke pengadilan.
5. Melakukan penyadapan terhadap informasi elektronis atau dokumen elektronis. Bagi yang gemar menggunakan program key logging dapat terjerat dalam perbuatan ini.
6. Melakukan hal yang dapat menyebabkan terganggunya sistem elektronis. Melakukan spam yang membuat sebuah website menjadi tidak berfungsi bisa di kategorikan dalam perbuatan ini.
7. Tanpa hak melakukan penggandaan,mendistribusikan atau memproduksi sesuatu yang digunakan untuk mendukung keperluan melakukan perbuatan yang dilarang yang telah disebutkan diatas. Jadi sebagai contoh seorang programmer yang dengan sengaja membuat suatu rutin untuk membobol sebuah sistem keamanan bank dapat dikenakan ancaman hukuman. Kecuali dengan tujuan penelitian,pengujian sisterm keamanan bank tersebut dan memang pihak bank sendiri menugaskan programer tersebut.
8. Memanipulasi,mengubah,menghilangkan merusak dengan tujuan menjadikan suatu informasi elektronis atau dokumen elektronis seperti otentik. Misalkan kita memanipulasiisi transkrip kita dan mengirimkannya sebagai persyaratan untuk melamar beasiswa sudah masuk dalam kategori ini. Apalagi yang dengan sengaja membuat suatu program untuk memalsukan tanda tangan elektronis (yang dimaksud tanda tangan elektronis bukanlah tanda tangan yang di scan,tetapi sebuah kunci yang digunakan untuk authentikasi seseorang atau lembaga).
Pada era reformasi ini, banyak cara yang dapat digunakan dalam mengeluarkan pendapat, salah satunya dengan menulis. Saat ini yang banyak digunakan yaitu menulis melalui internet. Tetapi banyak aspek yang belum diketahu sesorang, terutama mengenai etika dalam menulis melalui internet.Etika menulis di internet merupakan pendapat masing-masing orang mengenai tata cara atau sopan santun menulis di dalam dunia maya. Dunia maya memiliki aturan-aturan dan sopan santun yang harus dipahami setiap orang. Banyak yang kita jumpai seseorang yang menulis tanpa menggunakan aturan atau sopan santun yang semestinya, mengirimkan dengan menggunakan email, mempublikasikan dokumen elektronik seperti gambar, video dan tulisan-tulisan dalam bentuk lain tanpa memperhatikan kode etik yang semestinya.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam berinternet adalah sebagai berikut:
1. Mengirim dan mendisribusi dokumen yang bersifat pornografi , kekerasan, menghina, mencemarkan nama baik atau apapun yang dapat menyinggung perasaan seseorang.
2. Melakukan pembobolan secara sengaja ke sistem computer atau suatu website.
3. Melakukan penyadapan informasi.
4. Tulisan yang dibuat bukanlah hasil menyalin (Copy/Paste) jikalaupun menjiplak hendaknya mencantumkan sumber asal informasi itu berasal.
5. Menggunakan kalimat sesuai ejaan yang benar (EYD).
6. Tulisan haruslah fakta bukan kebohongan semata.
7. Tidak menulis sesuatu yang bersifat negatif dan menimbulkan provokasi orang banyak.
Berikut ETIKA penulisan
- Jagalah kehormatan diri Anda di Internet sebagaimana Anda menjaganya
dalam kehidupan nyata. Jangan hanya karena Anda merasa tidak dikenali lalu
berlaku kasar atau tidak pantas.
2. Ingatlah bahwa di Internet Anda berhubungan dengan manusia, bukan cuma
komputer. Perlakukanlah mereka sebaik perlakuan yang anda inginkan dari
mereka. Bisa juga dibalik. Perlakuan yang Anda terima akan sepadan dengan
cara anda memperlakukan mereka.
3. Jangan memboroskan bandwidth dan waktu akses dengan mengirim grafik,
gambar dsb. Kecuali memang tak terhindarkan.
4. Jangan terdorong untuk selalu kontroversial. Dunia ini sudah penuh
keragaman. Hargailah pendapat orang lain dan jangan memaksakan pendapat.
Jangan memulai atau memprovokasi pertengkaran yang dapat dihindarkan atau
dihentikan.
5. Berbagilah pengetahuan yang berharga. Internet akan berkembang terus dan
akan semakin mudah diakses. Saling berbagilah untuk meningkatkan kualitas
diri.
6. Hindarkan anak anak dari informasi yang belum sesuai bagi pertumbuhannya.
Internet adalah sumber informasi tanpa batas dan sangat mudah untuk
meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Awasilah bagaimana anak Anda
menggunakan internet.
7. Jangan melanggar hukum. Hukum yang berlaku didunia nyata, banyak yang
juga berlaku di Internet, termasuk hak perorangan, kecurangan dan
penyesatan, hak cipta dan merk, gangguan, hujatan dan masalah kerahasiaan.
Berlaku wajarlah seperti didunia nyata.
8. Hormatilah privasi peserta lainnya. Jangan menyebar e-mail address
seseorang tanpa ijin, seperti halnya kita tidak meyebarkan nomor telepon
seseorang semaunya. Juga jangan mendaftarkan email orang lain ke milis atau
newsgroup tanpa seijinnya.
9. Jangan memanfaatkan keberadaan anggota group untuk tujuan lain.
Keberadaan banyak orang di Internet memang dapat dimanfaatkan untuk bisnis,
tetapi tidak semua milis atau news group pantas untuk itu.
10. Siaplah memaafkan kesalahan seseorang. Internet dihuni banyak orang,
bukan komputer. Dan manusia dapat saja berbuat salah.
CARA MENULIS YANG BAIK
1.Gunakan bahasa yang sopan.
2. Jangan berteriak-teriak. Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (kekunci Caps Lock) dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan dan kurang ajar. Orang mungkin menganggap anda sebagai pengguna internet yang tidak baik, atau tidak sopan sama sekali. Anda tentu pergi sekolah dan belajar membuat karangan, jadi gunakan ilmu tersebut. Gunakan huruf besar dan kecil pada tempatnya, bukan huruf besar kesemuanya, ataupun ayat yang tunggang-terbalik.
3. Kenali dengan siapa anda bicara Salah satu siasat perang Tzun Zu (atau Shin Zui ya? ) adalah “kenali dirimu dan kenali lawanmu maka kau akan selamat dalam pertempuran”. Mengenali lawan bicara kita akan membuat kita lebih berhati-hati dalam menulis. Jika belum mengenali siapa lawan bicara (atau lebih tepatnya lawan menulis ya?), gunakan bahasa yang umum. Tidak gaul dan sedikit resmi tidak masalah yang penting tidak menimbulkan masalah.
4. Jangan lebay (berlebihan)
Lebay adalah bahasa gaul yang saat ini sedang ngetrend. Berlebihan dalam memakai tanda baca dan huruf. Biasanya anak2 remaja yang menggunakan “teknik” ini. Entah biar gaul atau apa namanya. Yang mereka lakukan adalah mengkombinasi huruf dengan angka dan tanda baca sulit seperti ini:
k4p4n l@g! m@3n c3 Z06za? (kapan lagi maen ke jogja?)
7@m b12apa? (jam berapa?)
bagi sebagian orang mungkin menganggap paduan huruf dan simbol diatas membuat tulisan menjadi lebih menarik. Tapi dari pengalaman , tak sedikit pula orang yang uring-uringan mendapat SMS seperti diatas. Bisa rumit kalau urusan bisnis menggunakan teknik seperti di atas. Misalnya jika SMS berkaitan dengan nomor rekening dan jumlah uang yang perlu ditransfer.
atau yang menuliskan kata atau kalimat yg diakhiri dengan simbol berlebihan.
misal :
– batuk pilek itu karena virus !!!!!
atau – kenapa ya bisa begitu ????, dll
2. Jangan berteriak-teriak. Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (kekunci Caps Lock) dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan dan kurang ajar. Orang mungkin menganggap anda sebagai pengguna internet yang tidak baik, atau tidak sopan sama sekali. Anda tentu pergi sekolah dan belajar membuat karangan, jadi gunakan ilmu tersebut. Gunakan huruf besar dan kecil pada tempatnya, bukan huruf besar kesemuanya, ataupun ayat yang tunggang-terbalik.
3. Kenali dengan siapa anda bicara Salah satu siasat perang Tzun Zu (atau Shin Zui ya? ) adalah “kenali dirimu dan kenali lawanmu maka kau akan selamat dalam pertempuran”. Mengenali lawan bicara kita akan membuat kita lebih berhati-hati dalam menulis. Jika belum mengenali siapa lawan bicara (atau lebih tepatnya lawan menulis ya?), gunakan bahasa yang umum. Tidak gaul dan sedikit resmi tidak masalah yang penting tidak menimbulkan masalah.
4. Jangan lebay (berlebihan)
Lebay adalah bahasa gaul yang saat ini sedang ngetrend. Berlebihan dalam memakai tanda baca dan huruf. Biasanya anak2 remaja yang menggunakan “teknik” ini. Entah biar gaul atau apa namanya. Yang mereka lakukan adalah mengkombinasi huruf dengan angka dan tanda baca sulit seperti ini:
k4p4n l@g! m@3n c3 Z06za? (kapan lagi maen ke jogja?)
7@m b12apa? (jam berapa?)
bagi sebagian orang mungkin menganggap paduan huruf dan simbol diatas membuat tulisan menjadi lebih menarik. Tapi dari pengalaman , tak sedikit pula orang yang uring-uringan mendapat SMS seperti diatas. Bisa rumit kalau urusan bisnis menggunakan teknik seperti di atas. Misalnya jika SMS berkaitan dengan nomor rekening dan jumlah uang yang perlu ditransfer.
atau yang menuliskan kata atau kalimat yg diakhiri dengan simbol berlebihan.
misal :
– batuk pilek itu karena virus !!!!!
atau – kenapa ya bisa begitu ????, dll
maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan.
Referensi :
https://irwanzulkifli.wordpress.com/2015/10/11/etika-menulis-di-internet/
https://mardiansyah313.wordpress.com/2015/10/16/tata-cara-dan-etika-penulisan-yang-baik-di-internet/
https://dienalj.wordpress.com/2015/10/11/tata-cara-penulisan-dan-etika-menulis-di-internet/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar