Nama : Denis
Al Malik Aziz
Kelas :
1IB01
NPM :
11416816
Rangkaian
Logika *
GERBANG
LOGIKA
Gerbang
logika adalah rangkaian
dasar untuk membangun sebuah sistem elektronika digital.
a. Rangkaian kombinasional
b. Rangkaian sequensial
Pertanyaan :
1. Jelaskan definisi rangkaian kombinasional
dan berikan 3 contoh piranti yang menggunakan rangkain ini.
2. Jelaskan definisi rangkaian sequensial dan
berikan 3 contoh piranti yang menggunakan rangkaian ini..
Jawaban :
1. Rangkaian kombinasional
Rangkaian kombinasional
adalah rangkaian yang outputnya hanya tergantung pada input ”pada saat itu”.
Pada prinsipnya, rangkaian kombinasional merupakan penerapan dan penerjemah
langsung dari aljabar boole, yang biasanya dinyatakan sebagai fungsi logika.
Operator logika yang digunakan dalam aljabar boole adalah inversi/negasi (NOT),
perkalian logika (AND), penambahan logika (OR). Contoh dari rangkaian
kombinasional :
- Enkoder
Enkoder adalah rangkaian logika kombinasional yang berfungsi
untuk mengubah atau mengkodekan suatu sinyal masukan diskrit menjadi keluaran
kode biner.
- Dekoder
Rangkaian Dekoder mempunyai sifat yang berkebalikan dengan
Enkoder yaitu merubah kode biner menjadi sinyal diskrit. Sebuah dekoder harus
memenuhi syarat perancangan m < 2 n . Variabel m adalah kombinasi keluaran
dan n adalah jumlah bit masukan. Satu kombinasi masukan hanya dapat mewakili
satu kombinasi keluaran.
- Multiplexer
Rangkaian logika kombinasional Multiplexer atau disingkat
MUX adalah alat atau komponen elektronika yang bisa memilih input (masukan)
yang akan diteruskan ke bagian output (keluaran). Pemilihan input mana yang
dipilih akan ditentukan oleh signal yang ada di bagian kontrol (kendali)
Select.
- Demultiplexer
Rangkaian logika kombinasional Demultiplekser adalah
Komponen yang berfungsi kebalikan dari MUX. Pada DEMUX, jumlah masukannya hanya
satu, tetapi bagian keluarannya banyak. Signal pada bagian input ini akan
disalurkan ke bagian output (channel) yang mana tergantung dari kendali pada
bagian SELECTnya.
2. Rangkaian sekuensial
Rangkaian sekuensial
adalah adalah rangkaian logika yang kondisi keluarannya dipengaruhi oleh
masukan dan keadaan keluaran sebelumnya atau dapat dikatakan rangkaian yang
bekerja berdasarkan urutan waktu. Ciri rangkaian logika sekuensial yang utama
adalah adanya jalur umpan balik (feedback) di dalam rangkaiannya.
- Flip-flop
Flip-flop adalah rangkaian utama dalam logika sequensial.
Counter, Register,Memory, serta rangkaian sequensial lainnya disusun dengan
menggunakan flipflop sebagai komponen utama. Flipflop adalah rangkaian yang
mempunyai fungsi pengingat (memory). Artinya rangkaian ini mampu melakukan
penyimpanan data sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan kepadanya. Ada
beberapa macam flipflop yang akan dibahas yaitu RS flipflop, JK flipflop, D
flipflop, dan T flipflop. Ciri utama dari flipflop adalah keluaran Q dan Q’
adalah selalu berlawanan / stabil (jika Q = 0 maka Q’ = 1, Jika Q = 1 maka Q’
=0). Karena kondisi dua keadaan stabil ini rangkaian flipflop dinamakan juga
dengan rangkaian bistabil.
- counter
Rangkaian Counter (penghitung) adalah logika sekuensial yang
dapat dipergunakan untuk menghitung jumlah pulsa masuk dan dinyatakan dengan
bilangan biner. Sesuai dengan namanya 4 BIT Binary Counter adalah suatu rangkaian
logika yang terdiri dari 4 buah Flip-Flop yang mampu melaksanakan perhitungan
sampai bilangan 16.
- Register
Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan
kecepatan akses sangat tinggi. Register digunakan untuk menyimpan data dan
instruksi yang sedang diproses, sementara itu data dan instruksi lainnya yang
menunggu giliran diproses akan disimpan dalam main memory
- Memori
Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer
modern, berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan
dijaga sebaik-baiknya. Memori adalah array besar dari word atau byte, yang
disebut alamat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar